Kamis, 15 Maret 2012

STANDAR KOMPETENSI KEBIDANAN : kompetensi 3

Kompetensi ke-3 meliputi asuhan dan konseling selama kehamilan, antara lain yaitu : Bidan memberi asuhan antenatal bermutu tinggi untuk mengoptimalkan kesehatan selama kehamilan yang meliputi: deteksi dini, pengobatan atau rujukan dari komplikasi tertentu.
Untuk itu, seorang tenaga kebidanan dituntut memiliki kemampuan utuh yang meliputi beberapa bidang kemampuan / kompetensi, yaitu :

A. Pengetahuan Dasar :
  1. Anatomi dan fisiologi tubuh manusia.
  2. Siklus menstruasi dan proses konsepsi.
  3. Tumbuh kembang janin dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. 
  4. Tanda-tanda dan gejala kehamilan.
  5. Mendiagnosa kehamilan. 
  6. Perkembangan normal kehamilan.
  7. Komponen riwayat kesehatan.
  8. Komponen pemeriksaan fisik yang terfokus selama antenatal 
  9. Menentukan umur kehamilan dari riwayat menstruasi, pembesaran dan/atau tinggi  fundus   uteri. 
  10. Mengenal tanda dan gejala anemia ringan dan berat, hyperemesis gravidarum, kehamilan ektopik terganggu, abortus imminen, molahydatidosa dan komplikasinya, dan kehamilan ganda, kelainan letak serta pre eklamsia.
  11. Nilai Normal dari pemeriksaan laboratorium seperti Haemaglobin dalam darah, test gula, protein, acetone dan bakteri dalam urine.
  12. Perkembangan normal dari kehamilan: perubahan bentuk fisik, ketidaknyamanan yang lazim, pertumbuhan fundus uteri yang diharapkan. 
  13. Perubahan psikologis yang normal dalam kehamilan dan dampak kehamilan terhadap keluarga.
  14. Penyuluhan dalam kehamilan, perubahan fisik, perawatan buah dada ketidaknyamanan, kebersihan, seksualitas, nutrisi, pekerjaan dan aktifitas (senam hamil).
  15. Kebutuhan nutrisi bagi wanita hamil dan janin.
  16. Penata laksanaan immunisasi pada wanita hamil. 
  17. Pertumbuhan dan perkembangan janin.
  18. Persiapan persalinan, kelahiran, dan menjadi orang tua. 
  19. Persiapan keadaan dan rumah/keluarga untuk menyambut kelahiran bayi. 
  20. Tanda-tanda dimulainya persalinan. 
  21. Promosi dan dukungan pada ibu menyusukan. 
  22. Teknik relaksasi dan strategi meringankan nyeri pada persiapan persalinan dan kelahiran. 
  23. Mendokumentasikan temuan dan asuhan yang diberikan.
  24. Mengurangi ketidaknyamanan selama masa kehamilan.
  25. Penggunaan obat-obat tradisional ramuan yang aman untuk mengurangi ketidaknyamanan selama kehamilan. 
  26. Akibat yang ditimbulkan dari merokok, penggunaan alkohol, dan obat terlarang bagi wanita hamil dan janin.
  27. Akibat yang ditimbulkan/ditularkan oleh binatang tertentu terhadap kehamilan, misalnya toxoplasmasmosis.
  28. Tanda dan gejala dari komplikasi kehamilan yang mengancam jiwa seperti pre-eklampsia, perdarahan pervaginam, kelahiran premature, anemia berat.
  29. Kesejahteraan janin termasuk DJJ dan pola aktivitas janin.
  30. Resusitasi kardiopulmonary.  
B. Pengetahuan Tambahan
  1. Tanda, gejala dan indikasi rujukan pada komplikasi tertentu dalam kehamilan, seperti asma, infeksi HIV, infeksi menular seksual (IMS), diabetes, kelainan jantung, postmatur/serotinus.
  2. Akibat dari penyakit akut dan kronis yang disebut diatas bagi kehamilan dan janinnya.
C. Keterampilan Dasar
  1. Mengumpulkan data riwayat kesehatan dan kehamilan serta menganalisanya pada setiap kunjungan/pemeriksaan ibu hamil. 
  2. Melaksanakan pemeriksaan fisik umum secara sistematis dan lengkap.
  3. Melaksanakan pemeriksaan abdomen secara lengkap termasuk pengukuran tinggi fundus uteri/posisi/presentasi dan penurunan janin.
  4. Melakukan penilaian pelvic, termasuk ukuran dan struktur tulang panggul.
  5. Menilai keadaan janin selama kehamilan termasuk detak jantung janin dengan menggunakan fetoscope (Pinrad) dan gerakan janin dengan palpasi uterus.
  6. Menghitung usia kehamilan dan menentukan perkiraan persalinan.
  7. Mengkaji status nutrisi ibu hamil dan hubungannya dengan pertumbuhan janin.
  8. Mengkaji kenaikan berat badan ibu dan hubungannya dengan komplikasi kehamilan.
  9. Memberikan penyuluhan pada klien/keluarga mengenai tanda-tanda berbahaya serta bagaimana menghubungi bidan.
  10. Melakukan penatalaksanaan kehamilan dengan anemia ringan, hyperemesis gravidarum tingkat I, abortus imminen dan pre eklamsia ringan.
  11. Menjelaskan dan mendemontrasikan cara mengurangi ketidaknyamanan yang lazim terjadi dalam kehamilan.
  12. Memberikan immunisasi pada ibu hamil.
  13. Mengidentifikasi penyimpangan kehamilan normal dan melakukan penanganan yang tepat termasuk merujuk ke fasilitas pelayanan tepat dari:
  • Kekurangan gizi.
  • Pertumbuhan janin yang tidak adekuat: SGA & LGA.
  • Pre eklamsia berat dan hipertensi.
  • Perdarahan per-vaginam.
  • Kehamilan ganda pada janin kehamilan aterm.
  • Kelainan letak pada janin kehamilan aterm.
  • Kematian janin.
  • Adanya adema yang signifikan, sakit kepala yang hebat, gangguan pandangan, nyeri epigastrium yang disebabkan tekanan darah tinggi.
  • Ketuban pecah sebelum waktu (KPD=Ketuban Pecah Dini).
  • Persangkaan polyhydramnion.
  • Diabetes melitus.
  • Kelainan congenital pada janin.
  • Hasil laboratorium yang tidak normal.
  • Persangkaan polyhydramnion, kelainan janin.
  • Infeksi pada ibu hamil seperti : IMS, vaginitis, infeksi saluran perkemihan dan saluran nafas.
14. Memberikan bimbingan dan persiapan untuk persalinan, kelahiran dan menjadi ortu
15. Memberikan bimbingan dan penyuluhan mengenai perilaku kesehatan selama hamil seperti nutrisi, latihan (senam), keamanan dan berhenti merokok.
16. Penggunaan secara aman jamu/obat-obatan tradisional yang tersedia.

D. Keterampilan Tambahan:
  1. Menggunakan Doppler untuk memantau DJJ.
  2. Memberikan pengobatan dan/atau kolaborasi terhadap penyimpangan dari keadaan normal dengan menggunakan standar local dan sumber daya yang tersedia.
  3. Melaksanakan kemampuan Asuhan Pasca Keguguran.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Materi lainnya :